Senyumlah Pada Anak dan Lihat Wajah Mereka…

Setiap anak tentu saja ingin mendapatkan kasih sayang yang terbaik dari orang terdekatnya. Begitu juga dengan anak-anak kita. Sehingga dengan memberikan kasih sayang terbaik akan dapat memberikan mereka harapan untuk berubah dan berkembang menjadi lebih baik juga.

Salah satu cara kita sebagai orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik dalam keluarga kita, terutama anak-anak adalah dengan mengingat apa yang tidak diberikan orang tua kita dahulu. Bukan uang atau materi yang lain, namun perhatian dan kasih sayang.

Sejak kecil memang saya seperti orang tua saya bekerja dari pagi sampai sore hari, bahkan terkadang pulang larut malam. Sehingga intensitas ketemu jarang sekali. Paling ketemuan hanya beberapa jam dalam sehari saja. Meskipun begitu kami selalu melakukan komunikasi terutama dengan ibu saya.

Komunikasi sederhana yang kami lakukan dengan ibu sangat simple sekali, kami biasa berdua duduk di teras rumah yang hanya menggunakan tempat duduk dari bambu atau di tangga teras rumah. Biasanya terjadi setelah magrib atau habis makan malam.

Disana kami biasa berbagi cerita tentang kejadian yang telah kami alami pada siang hari. Kalau ibu juga bercerita tentang pekerjaannya di tempat kerja. Begitu juga saya sebaliknya bercerita tentang kegiatan di sekolah dan juga saat bermain.

Dalam berbagi cerita ini selalu ada nasehat kecil yang selalu saya dengar, dari saya masih SD hingga sampai STM dengan nasehat yang sama. Bahkan sampai sekarang masih ingat saja.

Senyum pada anak itulah yang utama

Namun, meskipun orang tua begitu memperhatikan dan menasehati bahkan dekat dengan mereka, namun saya merasa jarang ada senyuman. Raut wajah mereka biasa datar saja. Nah, saat sudah punya anak inilah baru saya sadari akan hal itu.

Ternyata senyum saya pada anak membuat mereka lebih ceria dan lebih menyenangkan. Sehingga dalam banyak hal akan mudah untuk kita arahkan.

Misalnya saat kita mengatar atau menjemput sekolah jangan lupa berikan senyuman pada mereka. Ini sering sekali saya lakukan. Sehingga ketika ketemu pertama kali dalam benak mereka akan tampak sinar wajah yang sumringah juga.

Kalau tidak percaya coba ketika anda bertemu dengan orang yang anda kenal. Pertama kali ketemu yang akan membuat anda nyaman tentu saja senyuman. Jika pertama kali raut muka yang sumpek akan banyak pemikiran negatif yang bisa saja datang pada benak kita.

Akibat Kurang senyum

Ternyata anak yang nakal dan ngeyel itu biasanya malah sering kena marah oleh orang tuanya. Mereka jarang didekati apalagi disenyumi. Ketika ini terjadi pada anak, anak akan berfikir bahwa orang tua adlah musuh yang harus memenuhi kebutuhan dan kemauan sang anak. Tidak heran jika banyak anak yang minta sesuatu pada orang tuanya sembari mengancam.

Coba kita perhatikan dimana banyak anak minta motor pada orang tuanya dengan ancaman yang aneh, tidak mau sekolah, minggat/pergi dari rumah beberapa hari dan banyak ancaman pada orang tua yang lain yang lebih serius dari ini.

Kurang deket pada anak yang diawali tidak pernah kita berikan mereka senyuman pada mereka akan dapat menimbulkan sejumlah masalah lain. Dimana mereka merasa kurang perhatian, sehingga akan mencari perhatian dengan cara mereka sendiri.

Pendidikan anak dalam keluarga sangat penting

Sejak dini anak harus tahu bagaimana kondisi keluarga. Bukan disuruh untuk membantu mengatasi tapi diajak berfikir agar mereka mengerti bahwa menjadi orang tua itu tidak mudah. Dalam pendekatan dan pemahaman dari hati ke hati pada anak, kita mengharapkan anak mengerti akan hal ini.

Sehingga anak tidak menuntut macam-macam yang dapat memberatkan orang tua. Pernah kita dapatkan seorang anak yang tidak mau sekolah gara gara uang jajan kurang banyak, sepatu tidak baru, tas tidak baru dan masih banyak lagi keinginan lain yang dapat memberatkan orang tuanya.

Mulai dari sekarang sudah saatnya kita selalu memberikan senyum pada anak apapun kondisinya, sekali-kali ajak mereka bermain dan bercanda sebagai hiburan. Ingat, memperlakukan anak-anak itu yang seperti anak-anak juga.

Sesekali jadilah kuda-kudaan bagi anak, gendong mereka, cium mereka. Tidak masalah meskipun mereka sudah SD kelas 6 atau sudah SMP. Tentu saja ini akan memberikan pemahaman mereka kalau orang tua sangat menyayanginya.

http://ajun12.blogdetik.com/2017/02/11/senyumlah-pada-anak-dan-lihat-wajah-mereka

 


TAGS senyuman pendidikan keluarga pendidikan anak usia dini manfaat senyuman untuk anak cara mendidik anak cara memberikan pengarahan pada anak cara mudah mengatur anak cara mudah memberikan pelajaran baik ke anak kesehatan kecantikan


-

Author

widjiume
@widjiume

Arsip